Skip to main content

Command Center Kota Bandung Menarik Minat Studi Transformasi Digital Pemerintah Sabah Malaysia

Sumber: Command Center Kota Bandung Menarik Minat Studi Transformasi Digital Pemerintah Sabah Malaysia


BANDUNG, INDONESIA, 30 Oktober 2026 – Kota Bandung menjadi tempat pembelajaran bagi Pemerintah Negeri Sabah, Malaysia, untuk mempelajari penerapan teknologi digital dalam meningkatkan pelayanan publik. 

Salah satu hal yang menarik perhatian peserta adalah Command Center Kota Bandung yang mampu memantau berbagai kondisi kota secara terintegrasi, mulai dari keamanan hingga penanganan kejadian darurat.

Dato’ Dr. Adnan Hussein, Panel Pakar MTalent Training & Consultancy Services Sdn. Bhd., menilai sistem tersebut menunjukkan pentingnya pemanfaatan teknologi dan kolaborasi antarlembaga dalam membangun pelayanan publik yang lebih responsif.

“Seluruh Kota Bandung dapat dipantau dari segi keselamatan, keamanan, peluang memberikan bantuan dan banyak hal lainnya,” kata Adnan saat ditemui di Hotel Santika, Jalan Sumatera No. 52-54, Kamis (29/10/2026).

Menurut dia, keunggulan Command Center Kota Bandung tidak hanya terletak pada teknologi yang digunakan, tetapi juga koordinasi dengan berbagai instansi yang memasok data.

Command Center berperan mengelola dan mengolah informasi, sedangkan data berasal dari lembaga terkait.

Adnan menilai ketersediaan data terbaru menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pengambilan keputusan.

Sebab, sistem digital tidak akan berjalan optimal apabila informasi yang digunakan sudah tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Kendala utama dalam membangun sistem terintegrasi bukan persoalan teknis, melainkan kesediaan manusia dan organisasi untuk bekerja sama. Sehingga, diperlukan mekanisme yang memastikan setiap instansi menjalankan tanggung jawabnya agar informasi yang tersedia tetap akurat dan mutakhir,” ucapnya.

Dalam kunjungan tersebut, peserta juga menyaksikan demonstrasi pemanfaatan kamera pengawas untuk membantu penanganan kejadian di lapangan, termasuk upaya penyelamatan seekor kucing di atap bangunan dan bisa memantau untuk pencegahan percobaan bunuh diri.

Adnan menilai sistem pemantauan yang terhubung dengan aparat dan instansi terkait berpotensi mempercepat respons terhadap situasi darurat.

Ia berharap pendekatan serupa dapat dikembangkan di berbagai wilayah Malaysia, terutama di lokasi yang memiliki risiko kejadian tertentu.

Sementara itu, Ketua ASITA Jawa Barat, Daniel Guna Nugraha, menilai kunjungan delegasi Malaysia menjadi peluang bagi Bandung untuk memperluas daya tariknya sebagai destinasi wisata berbasis pengetahuan dan teknologi.

Daniel mengatakan Bandung memiliki sumber daya manusia digital yang potensial, mulai dari pengembang situs web, perusahaan animasi, industri film, pembuat konten, hingga pelaku pemasaran digital.

Hubungi kami untuk maklumat lanjut tentang program, modul dan sistem yang MTalent tawarkan.